Rusia memperkenalkan pesawat pembom supersonik Tupolev Tu-160M2 di fasilitas perakitan SP Grobunov, di Kazan, Rusia, pada 16 November 2017. Bomber strategis Tu-160 dikenal dengan sebutan White Swan dan NATO menyebutnya Blackjack. theaviationist.com

Situs theaviationist.com menulis bahwa Tu-160M2 akan terbang pertama kali, pada 2018, dan diproduksi masal, pada 2021. Situs ini mengutip pernyataan Komandan Angkatan Udara Rusia, Jendral Viktor Bondarev, saat peluncuran. ria.ru

Bomber Tu-160M2 merupakan modernisasi dari Tu-160M, yang merupakan pengembangan dari Tu-160. Saat ini Angkatan udara Rusia memiliki 16 bomber Tu-160 yang dibangun pada era Uni Soviet, dan hanya separuh yang siap beroperasi. youtube.com

Keputusan Rusia memodernisasi Tu-160M menjadi Tu-160M2 setelah Presiden Vladimir Putin menunda pembangunan bomber masa depan PAK-DA (Prospective Aviation Complex for Long-Range Aviation), pada 2015. Rusia telah memesan 50 pesawat pembom Tu-160M2 untuk angkatan udaranya. news2.ru

Pembom Tu-160M2 akan menjalani modernisasi avionik, sensor, display, sistem komunikasi, dan software operasi. Bomber dengan kemampuan siluman terbatas ini akan membawa rudal Kh-101/Kh-102 yang mampu menjangkau target sejauh 2.700 hingga 5.000 km. ria.ru

Bomber strategis Tu-160M2 akan menggunakan mesin Kuznetsov Nk-32 yang lebih bertenaga sehingga jangkauan operasional lebih jauh, dan kemampuan manuver lebih baik. Rusia telah melakukan uji coba mesin non-afterburning varian NK-323 Series 2. mv.ru