Selasa, 11 Desember 2018

Seorang pemuda membawa bendera Palestina, saat ikuti aksi unjuk rasa dan terlibat bentrok dengan tentara Israel, akibat putusan Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel di dekat perbatasan dengan Israel di Jalur Gaza selatan, 7 Desember 2017. REUTERS

Seorang pemrotes Palestina membakar sebuah poster yang menggambarkan Presiden A.S. Donald Trump saat melakukan demonstrasi menentang keputusan Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, di Kota Gaza 7 Desember 2017. REUTERS

Orang-orang Palestina merusak sebuah mural yang menggambarkan Presiden A.S. Donald Trump yang terlukis di dinding pembatas Israel, di kota Bethlehem, Tepi Barat, 7 Desember 2017. REUTERS

Pendukung Dewan Difa-e-Pakistan (DPC), sebuah organisasi Islam, mengucapkan slogan-slogan saat mereka membakar bendera Israel dan AS saat sebuah demonstrasi menentang keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, di Peshawar, Pakistan, 7 Desember 2017. REUTERS

Seorang pendukung Dewan Keamanan Difa-e-Pakistan (DPC) sebuah organisasi Islam, membakar bendera AS saat sebuah demonstrasi menentang keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, di Peshawar, Pakistan, 7 Desember 2017. REUTERS

Pengunjuk rasa Palestina membakar ban saat mereka mengibarkan bendera Palestina dan foto-foto presiden Palestina Yasser Arafat saat melakukan demonstrasi di lapangan utama di Kota Gaza, 6 Desember 2017. Mereka menentang akan keputusan Presiden AS, Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. AP Photo