Atas: Kerusakan saat bencana gempa dan tsunami di Jalan KH Ahmad Dahlan Banda Aceh, 26 Desember 2004. dan kondisi lokasi yang sama saat ini. Gempa berkekuatan 9,3 Skala Richter yang disertai gelombang tsunami di Provinsi Aceh mengakibatkan 170 ribu orang tewas dan cedera serta ribuan bangunan rusak. ANTARA

Warga mengunjungi kubah masjid yang terdampar akibat diterjang gelombang tsunami pada 26 Desember 2004 silam, di area persawahan Desa Gurah, Peukan Bada, Aceh Besar, Aceh, 22 Desember 2017. Kubah masjid kerap dikunjungi wisatawan menjelang peringatan bencana gempa dan tsunami 26 Desember. ANTARA

Ketua Palang Merah Indonesia Propinsi Aceh, Teuku Alaidinsyah memperlihatkan sejumlah KTP Merah Putih milik korban meninggal bencana Gempa dan Tsunami Aceh 26 Desember 2004 di Banda Aceh, 25 Desember 2017. Ruangan Inventaris Tsunami PMI Aceh itu, menyimpan sebanyak 450 lembar KTP Merah Putih, identitas yang berlaku saat Aceh Daerah Operasi Militer (DOM), dan identitas lainnya serta data korban yang belum ditemukan. ANTARA

Sejumlah warga berada di dalam Masjid Baitil Atiq untuk berdoa dan berzikir bersama memperingati 13 tahun tsunami Aceh di Desa padang Seurahet, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, 26 Desember 2017. Masjid ini merupakan salah satu masjid yang masih berdiri setelah dihantam gelombang tsunami pada 26 Desember 2004. ANTARA

Wisatawan melihat diorama bencana tsunami saat mengunjungi Museum Tsunami di Banda Aceh, Aceh, 24 Desember 2017. Selain untuk mengenang bencana, bangunan yang dirancang Ridwan Kamil ini juga berfungsi sebagai tempat evakuasi tsunami. ANTARA

Ratusan Kapal Motor nelayan bersandar pada hari libur melaut memperingati tsunami di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Pusong, Lhokseumawe, Aceh, 26 Desember 2017. Seluruh nelayan Aceh dilarang melaut pada 26 Desember untuk mengenang dan memperingati peristiwa gelombang tsunami akibat gempa dahsyat berkekuatan 9,2 SR yang terjadi 26 Desember 2004. ANTARA