Minggu, 20 Mei 2018

Nenek Panggau memintal benang untuk bahan kain tenun ikat Toraja di Tongkonan Tobaran, Saddan, Toraja Utara, Sulawesi Selatan, 2 Januari 2018. Nenek Panggau yang telah berusia 90 tahun, merupakan satu-satunya generasi kedua pemintal benang di desa Saddan yang masih tersisa sebagai pengrajin tenun ikat khas Toraja. Foto: Iqbal lubis

Nenek Panggau menjelaskan pada wisatawan yang ingin mengetahui proses pemintal benang tenun ikat Toraja di Tongkonan Tobaran, Saddan, Toraja Utara, Sulawesi Selatan, 2 Januari 2018. Di kampung tenun ikat Toraja ini hanya tersisa Nenek Panggau yang pandai memintal dan menenun. Foto: Iqbal lubis

Seorang pedagang menunggu wisatwan untuk membeli tenun ikat Toraja di Tongkonan Tobaran, Saddan, Toraja Utara, Sulawesi Selatan, 2 Januari 2018. Kurangnya perhatian pemerintah Toraja Utara terhadap pengrajin tenun ikat, membuat kampung tenun ini mulai sepi peminat dan wisatawan. Foto: Iqbal lubis

Seorang pedagang menunjukkan tenun khas motif Toraja di Tongkonan Tobaran, Saddan, Toraja Utara, Sulawesi Selatan, 2 Januari 2018.Pengrajin menjual kain tenunnya mulai dari harga 200 ribu hingga 4 juta rupiah per meternya. Foto: Iqbal lubis