Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (kanan) dan Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia (PTDI) Elfien Goentoro (kiri) melakukan penyiraman helikopter AS-555 Fennec 2 saat serah terima di Hanggar Fixed Wing PTDI di Bandung, 9 Januari 2018. PTDI menyerahkan tiga helikopter Fennec, satu pesawat CN-235 MPA, dan dua helikopter AS565 Panther kepada Kementerian Pertahanan. ANTARA/Raisan Al Farisi

Kementerian Pertahanan memesan 12 helikoper Fennec (enam AS-550 dan enam AS-555) buatan PTDI dan Airbus Helicopters untuk TNI AD, pada Desember 2012. Sebanyak sembilan helikoper telah diserahkan, enam AS-550 diserahkan antara 2014-2017, tiga AS-555 diserahkan pada 9 Januari 2018, dan tiga sisanya akan diserahkan pada Januari ini juga. Pembelian helikopter ini masuk dan renstra (Rencana Strategis) 2014-2019. milnavigator.com

Helikopter Fennec akan dioperasikan oleh Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) dan ditempatkan di Lampung. Helikopter Fennec merupakan helikopter serbu ringan multi peran. Helikopter ini dilengkapi dengan peluncur roket dan senapan mesin untuk menjalankan misinya. airforce-technology.com

Helikopter Fennec AS-550 terbuat dari serat fiber berkekuatan tinggi yang diperkuat dan serat aramid (aromatic polyamide), sementara AS-555 terbuat dari logam ringan dan komposit berkekuatan tinggi. Rotor utama dan baling-baling terbuat dari bahan komposit untuk menambah kekuatan dan mengurangi berat. Mesin dilindungi oleh baja yang kuat. helicopters.airbus.com

Helikopter AS-550 dan AS-555 dilengkapi kursi berlapis baja untuk membawa enam penumpang, termasuk pilot. Kabin dapat dikonfigurasi untuk evakuasi medis dengan kapasitas untuk satu pasien tandu dan dua dokter. Untuk muatan kargo, kabin bisa memuat beban hingga 3 meter kubik. airforce-technology.com

Helikopter AS-555 Fennec 2 menggunakan dua mesin, AS-550 Fennec menggunakan satu mesin. Situs airforce-technology menyebut bahwa Fennec-2 memiliki kecepatan maksimum 278 kilometer/jam, jangkauan 720 kilometer, dan terbang selama dua jam 20 menit, sedangkan Fennec memiliki kecepatan maksimum 287 km/jam, jangkauan 660 km, dan terbang selama empat jam tujuh menit. helicopters.airbus.com