Situs militer IHS Janes, 16 Januari 2018, menulis bahwa Galangan Kapal Jerman, ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS), mulai membangun kapal selam pesanan Angkatan Laut Singapura yang ketiga dan keempat. Singapura memesan kapal selam tipe U-218SG Air-independent propulsion (AIP). defensenews.com

Singapura memesan dua kapal selam U-28SG pada November 2013, dan mengumumkan penambahan dua U-218SG lagi, pada Mei 2017. Dua kapal selam pertama mulai dibangun pada 2015 dan akan diserahkan, pada 2021 dan 2022. Kapal selam ketiga dan keempat diperkirakan selesaipada 2014. todayonline.com

Akuisisi empat kapal selam terbaru ini adalah langkah Singapura untuk modernisasi Angkatan Lautnya. Angkatan Laut Republik Singapura (RSN) berencana mengganti kapal selam kelas Archer, yang dibeli dari Swedia pada 1990-an, dengan U-218SG yang lebih canggih untuk menjaga perairannya. janes.com

Desain kapal selam U-218SG merupakan turunan dari tipe U-214 dan fitur yang digunakan dari tipe 212A, seperti sirip kemudi berbetuk X, sehingga kapal selam ini mampu bermanuver di laut dangkal. Majalah online Jerman, Der Spiegel menulis bahwa U-218SG juga cocok beroperasi di Samudra Pasifik. janes.com

Spiegel Online juga menulis bahwa dengan sel bahan bakar dan baterai lithium-ion, kapal selam U-218SG dapat beroperasi di laut selama lebih dari 80 hari dan mampu menyelam selama empat minggu tanpa muncul ke permukaan. taringa.net

Kapal selam Angkatan Laut Republik Singapura ini dibangun di galangan kapal HDW di Kiel, Jerman utara. U-218SG akan memiliki panjang 70 meter dan lebar 6,3 meter. Kapal selam ini memiliki tabung delapan peluncur torpedo 533 mm yang mampu menembakkan torpedo berat dan rudal anti kapal atau rudal jelajah. navaltoday.com