Jumat, 17 Agustus 2018

Sebuah robot bernama Sawyer membuat kopi saat presentasi di Kafe Henn-na di Tokyo, Jepang, 30 Januari 2018. Robot ini dapat menggantikan pekerjaan barista untuk membuat kopi lebih cepat. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Sebuah robot barista bernama Sawyer membuat kopi saat presentasi di Kafe Henn-na di Tokyo, Jepang, 30 Januari 2018. Robot Sawyer dapat membuat 4 gelas kopi sekaligus. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Sebuah robot barista bernama Sawyer membuat kopi saat presentasi di Kafe Henn-na di Tokyo, Jepang, 30 Januari 2018. Untuk mendapatkan segelas kpi yang dibuat oleh robot Sawyer, pelanggan harus membayar sekitar Rp 38 ribu. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Sebuah robot barista bernama Sawyer membuat kopi saat presentasi di Kafe Henn-na di Tokyo, Jepang, 30 Januari 2018. Jika biasanya kedai kopi harus mempekerjakan 4 sampai 5 orang barista, namun di kafe ini cukup menggunakan robot Sawyer dan beberapa mesin kopi otomatis untuk menjaga harga kopi agar tetap terjangkau. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Sebuah robot barista bernama Sawyer membuat kopi saat presentasi di Kafe Henn-na di Tokyo, Jepang, 30 Januari 2018. Kafe Henn-na mempekerjakan Sawyer untuk mengurangi masalah pekerja manusia yang menua seiring berjalannya waktu. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Sebuah robot barista bernama Sawyer membuat kopi saat presentasi di Kafe Henn-na di Tokyo, Jepang, 30 Januari 2018. Kafe yang dalam bahasa Indonesia berarti Kafe Aneh ini akan dibuka untuk umum mulai 1 Februari. REUTERS/Kim Kyung-Hoon