Kamis, 24 Mei 2018

Rudal generasi kelima Naval Strike Missile (NSM) adalah rudal permukaan ke permukaan jarak jauh yang presisi. Rudal NSM dirancang untuk menembus sistem pertahanan kapal perang musuh dan mampu menghancurkan target yang jauhnya lebih dari 100 mil laut atau 185 km. janes.com

Rudal anti kapal NSM menggunakan teknologi siluman, meluncur rendah mengikuti permukaan laut, dan mampu bermanuver di fase terminal. Rudal buatan Kongsberg Defence Systems, Norwegia, ini menggunakan sistem pencari atau seeker berteknologi tinggi sehingga dapat menemukan target dalam kondisi yang menantang. raytheon.com

Kongsberg Defence Systems awalnya merancang rudal NSM untuk kapal perang Norwegian jenis frigate, korvet, dan kapal cepat. Angkatan Laut Polandia menggunakan NSM sebagai pertahanan pantai. Rudal NSM juga digunakan kapal-kapal perang besar yang biasanya beroperasi di laut dalam. raytheon.com

Rudal NSM resmi digunakan Angkatan Laut Norwegia, pada Oktober 2012. Kongsberg mengklaim bahwa NSM adalah satu-satunya rudal anti kapal generasi kelima di dunia. Menurut Kongsberg, filosofi desain dan konsep dasar operasional NSM adalah bagaimana menembus pertahanan kapal lawan.raytheon.com

Rudal NSM menggunakan panduan kombinasi mid-course dengan bantuan GPS dan pencari (seeker) imaging infrared dual-band untuk mendeteksi target. Pengenalan target otonom seeker membuat pendeteksian dan pentargetan sasaran menjadi akurat. Sekering yang diprogram digunakan untuk meledakan rudal NSM. nrk.no

Rudal berukuran panjang 3,96 meter dengan hulu ledak 125 kg HE fragmentation ini juga dapat menghancurkan sasaran di darat. Pada Januari 2007, Kongsberg dan Lockheed Martin menandatangani kerjasama membangun Joint Strike Missile (JSM), versi pesawat NSM. JSM akan menjadi andalan pesawat siluman F-35 Lightning II. vgc.no