Selasa, 16 Oktober 2018

Peserta saling melempar jeruk dalam Festival Battaglia delle Arance di kota Ivrea, Italia, 11 Februari 2018. Perang jeruk ini digelar untuk memperingati peristiwa pemberontakan rakyat kepada raja dengan cara membuang makanan ke jalan. REUTERS/Alessandro Bianchi

Seorang peserta berdiri di atas tumpukan ratusan peti yang berisi ribuan buah jeruk dalam Festival Battaglia delle Arance di kota Ivrea, Italia, 11 Februari 2018. Festival yang berlangsung selama 3 hari ini rutin digelar setiap tahunnya sejak abad ke-19. REUTERS/Alessandro Bianchi

Peserta melempar buah jeruk dalam Festival Battaglia delle Arance di kota Ivrea, Italia, 11 Februari 2018. Dalam perang jeruk tersebut, terdapat dua tim yang masing-masing mewakili pihak pemerintah dan rakyat yang saling melempar buah jeruk. REUTERS/Alessandro Bianchi

Seorang peserta mengambil buah jeruk di jalanan yang berubah menjadi lautan jeruk dalam Festival Battaglia delle Arance di kota Ivrea, Italia, 11 Februari 2018. REUTERS/Alessandro Bianchi

Peserta melempar buah jeruk dalam Festival Battaglia delle Arance di kota Ivrea, Italia, 11 Februari 2018. REUTERS/Alessandro Bianchi

Peserta yang mewakili tim rakyat berdiri di atas tumpukan buah jeruk saat perang jeruk dalam Festival Battaglia delle Arance di kota Ivrea, Italia, 11 Februari 2018. REUTERS/Alessandro Bianchi