Kamis, 21 Juni 2018

Profesor matematika di Universitas Cambridge Stephen W. Hawking membahas teori tentang asal mula alam semesta dalam sebuah percakapan di Berkeley, California, 13 Maret 2007. Fisikawan ternama asal Inggris ini meninggal dunia di usia 76 tahun. REUTERS/Kimberly White

Stephen Hawking tiba di pemutaran perdana film "The Theory of Everything" di London tengah, Inggris, 9 Desember 2014. Sebelum tutup usia, Hawking diketahui telah mengidap penyakit motor neuron sejak tahun 1963. REUTERS/Andrew Winning

Fisikawan Stephen Hawking membahas sebuah pertemuan publik di Cape Town 11 Mei 2008. Meski menderita penyakit, Hawking tetap melanjutkan studinya di Cambridge University dan mengantarkannya sebagai salah satu fisikawan paling berpengaruh sejak masa Albert Einstein. REUTERS/Mike Hutchings

Fisikawan Stephen Hawking saat pengumuman inisiatif Breakthrough Starshot dengan investor Yuri Milner di New York 12 April 2016. Hawking lahir di Oxford tahun 1942 dan merupakan anak sulung dari empat bersaudara. REUTERS/Lucas Jackson

Ilmuwan Inggris dan fisikawan teoritis Stephen Hawking menghadiri acara peluncuran untuk penghargaan baru untuk komunikasi sains, di London, Inggris, 16 Desember 2015. Hawking mengenyam pendidikan di University College, Oxford, dan gemar membawa buku-buku soal ilmu pengetahuan alam. REUTERS/Toby Melville

Stephen Hawking dan wanita yang baru dinikahinya Elaine Mason berpose di Gereja St. Barnabus 16 September 1995. Fisikawan ini dikathui telah dua kali menikah, pertama oleh Jane Wilde, seorang murid bahasa pada tahun 1965, kedua oleh Elaine Mason pada tahun 1995. REUTERS/Russell Boyce