Selasa, 24 April 2018

Sejumlah peserta bersiap memberikan pertunjukan Atraksi Tarian Tradisional dalam Festival Budaya Lembah Baliem, di Distrik Welesi, Kabupaten Jayawijaya, Wamena, Papua, 8 Agustus 2017. Festival Budaya Lembah Baliem sudah berlangsung sejak tahun 1999 mempertunjukan perang antar suku Dani, Yali, dan Lani. Tempo/Rully Kesuma

Peserta mempertunjukan tarian tradisional dalam Festival Budaya Lembah Baliem, di Distrik Welesi, Kabupaten Jayawijaya, Wamena, Papua, 8 Agustus 2017. Festival budaya Lembah Baliem ini diadakan setiap tahunnya pada bulan Agustus. Tempo/Rully Kesuma

Peserta mempertunjukan tarian tradisional dalam Festival Budaya Lembah Baliem, di Distrik Welesi, Kabupaten Jayawijaya, Wamena, Papua, 8 Agustus 2017. Festival budaya Lembah Baliem digelar untuk memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Tempo/Rully Kesuma

Peserta mempertunjukan tarian tradisional dalam Festival Budaya Lembah Baliem, di Distrik Welesi, Kabupaten Jayawijaya, Wamena, Papua, 8 Agustus 2017. Walau pun keadaan sudah modern, tapi suku Dani tetap mempertahankan adat istiadat dan tradisi mereka dengan menggunakan koteka. Tempo/Rully Kesuma

Tarian yang menceritakan pernikahan secara adat seorang wanita dengan kepala suku di Festival Budaya Lembah Baliem, di Distrik Welesi, Kabupaten Jayawijaya, Wamena, Papua, 8 Agustus 2017. Tempo/Rully Kesuma

Kumpulan anak sekolah melakukan tarian kolosal di Festival Budaya Lembah Baliem, di Distrik Welesi, Kabupaten Jayawijaya, Wamena, Papua, 8 Agustus 2017. Tempo/Rully Kesuma