Minggu, 21 Oktober 2018

Alaa Al-Daly menunjukkan sepedanya dan sejumlah medali di kediamannya di Rafah, Gaza, Palestina, 18 April 2018. Atlet sepeda ini harus mengubur mimpinya untuk bersaing dalam Asian Games 2018, Agustus mendatang di Jakarta setelah kakinya harus diamputasi. REUTERS/Suhaib Salem

Atlet sepeda Alaa Al-Daly mencoba turun dari ranjang di rumah sakit di Gaza, Palestina, 18 April 2018. Alaa Al-Daly ditembak tentara Israel ketika berunjuk rasa mengenang Hari Nakba di perbatasan Jalur Gaza beberapa waktu lalu. REUTERS/Suhaib Salem

Atlet sepeda Alaa Al-Daly melaksanakan salat di atas ranjang rumah sakit di Gaza, Palestina, 18 April 2018. Luka parah membuat kaki sebelah kanan pria 21 tahun itu harus diamputasi. REUTERS/Suhaib Salem

Atlet sepeda Alaa Al-Daly berusaha menuruni tangga setelah mendapat perawatan di umah sakit di Gaza, Palestina, 18 April 2018. Saat insiden itu ia bersepeda bersama tiga orang temannya untuk menghadiri aksi demonstrasi di dekat perbatasan Israel. REUTERS/Suhaib Salem

Alaa Al-Daly disambut oleh sang ibu setibanya di kediamannya setelah mendapat perawatan di umah sakit di Gaza, Palestina, 18 April 2018. Ia sempat memohon untuk mendapat pengobatan di luar Gaza. Namun militer Israel menolak bantuan medis untuk warga Palestina yang ikut serta dalam aksi demonstrasi mengenang hari pengusiran tersebut. REUTERS/Suhaib Salem

Alaa Al-Daly berbincang dengan adik-adiknya di kediamannya di Rafah, Gaza, Palestina, 18 April 2018. Meski demikian, Daly yang kini harus belajar berjalan dengan tongkat tetap bertekad tampil sebagai atlet paralimpik suatu saat nanti untuk mewakili Palestina. REUTERS/Suhaib Salem