Presiden Jokowi (tengah) menyampaikan keterangan kepada wartawan mengenai insiden Mako Brimob di Istana Bogor, Jawa Barat, 10 Mei 2018 Presiden menyatakan negara dan rakyat tidak takut menghadapi tindak terorisme dan upaya yang mengganggu keamanan negara. ANTARA/Puspa Perwitasari

Presiden Jokowi (ketiga kanan) didampingi Kepala BNPT Suhardi Alius (kiri), Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Menkopolhukam Wiranto, Kepala BIN Budi Gunawan, Seskab Pratikno, dan Wakapolri Komjen Pol Syafruddin, di Istana Bogor, Jawa Barat, 10 Mei 2018. Presiden memerintahkan agar polisi yang menjadi korban kerusuhan Mako Brimob diberikan kenaikan pangkat luar biasa. ANTARA/Puspa Perwitasari/kye/18

Presiden Jokowi (ketiga kanan) didampingi Menkopolhukam Wiranto dan Kepala BIN Budi Gunawan, menyampaikan keterangan mengenai insiden Mako Brimob di Istana Bogor, 10 Mei 2018. Kelima anggota polisi yang tewas antara lain Inspektur Satu Luar Biasa Anumerta Yudi Raspuji, Ajun Inspektur Dua Luar Biasa Anumerta Deni Seadi, Brigadir Luar Biasa Anumerta Sandi Setyo Nugroho, Brigadir Satu Luar Biasa Anumerta Sukron Fadli, dan Brigadir Satu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamingkas. ANTARA/Puspa Perwitasari

Presiden Jokowi (tengah) meninggalkan ruangan seusai menyampaikan keterangan kepada wartawan mengenai insiden Mako Brimob di Istana Bogor, 10 Mei 2018. Insiden kerusuhan Mako Brimob terjadi selama 36 jam pada Selasa malam, 8 Mei 2018. ANTARA/Puspa Perwitasari

Presiden Jokowi (tengah) meninggalkan ruangan seusai menyampaikan keterangan kepada wartawan mengenai insiden Mako Brimob di Istana Bogor, 10 Mei 2018. Insiden kerusuhan Mako Brimob terjadi selama 36 jam pada Selasa malam, 8 Mei 2018. Kepolisian berhasil membebaskan anggota Densus 88 Antiteror, Brigadir Iwan Sarjana yang sempat disandera napi teroris di Mako Brimob, Kelapa Dua. ANTARA/Puspa Perwitasari