Kamis, 20 September 2018

Seorang wanita bersama anaknya melintasi sungai menggunakan tali yang terkenal dengan sebutan ziplines, di desa Lazimi, Provinsi Yunnan, Cina, 24 Maret 2018 lalu. Meski pemerintah setempat telah membangunkan sejumlah jembatan, tetapi warga tetap menggunakan cara lama untuk menyeberangi sungai Nujiang. REUTERS

Seorang wanita menggendong anaknya untuk melintasi sungai dengan ziplines, di desa Lazimi, Provinsi Yunnan, Cina, 24 Maret 2018 lalu. Setiap hari, warga menggunakan tali untuk mengantar anak mereka ke sekolah, pergi bekerja, atau mengambil berbagai barang kebutuhan. REUTERS

Seorang warga membawa kipas angin saat melintasi sungai dengan ziplines, di desa Lazimi, Provinsi Yunnan, Cina, 24 Maret 2018 lalu. Mereka sudah terbiasa menggunakan ziplines karena menganggap itu merupakan cara yang paling cepat. cara itu yang paling cepat untuk melintasi sungai. REUTERS

Warga melintasi sungai dengan ziplines, di desa Lazimi, Provinsi Yunnan, Cina, 24 Maret 2018 lalu. Kawasan itu didiami oleh sejumlah kelompok etnis. REUTERS

Warga bersiap melintasi sungai dengan ziplines, di desa Lazimi, Provinsi Yunnan, Cina, 24 Maret 2018 lalu. Kelompok etnis yang mendiami daerah tersebut di antaranya, suku Lisu, Nu, Dulong dan minoritas suku Bai. REUTERS

Warga bersiap melintasi sungai dengan ziplines, di desa Lazimi, Provinsi Yunnan, Cina, 26 Maret 2018 lalu. REUTERS