Pegiat pendidikan Arif Rahman Hakim (kiri) memimpin doa bersama Akademisi Jimly Asshiddiqie di depan mayat Almarhum Dawam Rahardjo di Pondok Kelapa Jakarta Timur, 31 Mei 2018. Dawam merupakan tokoh Muhammadiyah yang dikenal kritis terhadap diskriminasi terhadap pemeluk Ahmadiyah di Indonesia. Tempo/Fakhri Hermansyah

Pegiat pendidikan Arif Rahman Hakim (kiri) memimpin doa bersama Akademisi Jimly Asshiddiqie di depan mayat Almarhum Dawam Rahardjo di Pondok Kelapa Jakarta Timur, 31 Mei 2018. Dawam merupakan tokoh Muhammadiyah yang dikenal kritis terhadap diskriminasi terhadap pemeluk Ahmadiyah di Indonesia. Tempo/Fakhri Hermansyah

Pegiat pendidikan Arif Rahman Hakim (tengah) memimpin doa di depan mayat Almarhum Dawam Rahardjo di Pondok Kelapa Jakarta Timur, 31 Mei 2018. Dawam Rahardjo akan dimakamkan di Taman Makan Pahlawan Kalibata siang ini. Tempo/Fakhri Hermansyah

Sejumlah saudara dan teman di depan mayat Almarhum Dawam Rahardjo di Pondok Kelapa Jakarta Timur, 31 Mei 2018. Dawam Rahardjo, merupakan ahli ekonomi hingga pemikir Islam ini sempat menjalani beberapa kali perawatan intensif di rumah sakit, karena terkena penyakit diabetes, jantung, dan stroke. Tempo/Fakhri Hermansyah

Sejumlah kerabat mengangkat peti mayat Almarhum Dawam Rahardjo di Pondok Kelapa Jakarta Timur, 31 Mei 2018. Tempo/Fakhri Hermansyah