Rabu, 15 Agustus 2018

Pak Sepuh atau pembantu dukun adat Tengger menyiapkan boneka petra salira saat upacara pemakaman warga Hindu Tengger di Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis, 31 Mei 2018. Boneka petra salira di percaya sebagai tempat bagi roh orang yang meninggal. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Dukun Adat Tengger membacakan mantra doa saat ritual pemakaman di pemakaman Umum Desa Ngadas, Kec. Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis, 31 Mei 2018. Upacara pemakaman masyarakat hindu tengger tidak dipimpin oleh pandita Hindu melainkan dipimpin langsung oleh dukun adat Tengger.TEMPO/Aris Novia Hidayat

Warga Tengger Ngadas mengiring jenazah menuju makam umum Desa Ngadas saat ritual upacara kematian warga Hindu Tengger di Desa Ngadas, Kec. poncokusumo, Kab. Malang, Jawa Timur 31 Mei 2018. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Warga Tengger Ngadas memasukkan uang koin di sela-sela nisan jenazah di makam umum Desa Ngadas saat ritual upacara kematian warga Hindu Tengger Desa Ngadas, Kec. poncokusumo, Kab. Malang, Jawa Timur, Kamis, 31 Mei 2018. TEMPO/Aris Novia Hidayat