Rabu, 26 September 2018

Reaksi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kanan) setelah Indonesia terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di markas besar PBB, New York, Jumat, 8 Juni 2018. Indonesia meraih 144 suara dari 190 negara yang hadir. AP/Mary Altaffer

Reaksi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kanan) setelah Indonesia terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB di markas besar PBB, New York, Jumat, 8 Juni 2018. Indonesia mewakili wilayah Asia dan Pasifik sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. AP/Mary Altaffer

Menlu Retno Marsudi (kanan) menjadi salah satu delegasi Indonesia dalam pemilihan anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB di New York, Jumat, 8 Juni 2018. Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2019-2020. AP/Mary Altaffer

Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas memberikan suara pada pemilihan anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB di markas besar PBB, New York, Jumat, 8 Juni 2018. Proses pemungutan suara menggunakan sistem secret ballot dengan membagikan kotak suara kepada semua anggota Majelis Umum PBB. AP/Mary Altaffer

Dari kiri: Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas, Menteri Hubungan Internasional Afrika Selatan Lindiwe Sisulu, Menteri Luar Negeri Republik Dominika Miguel Vargas, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Luar Negeri Belgia Didier Reynders berpose di ruang Dewan Keamanan PBB, New York, Jumat, 8 Juni 2018. Lima tokoh ini mewakili negaranya sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. AP/Mary Altaffer

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (dua dari kanan) berpose dengan perwakilan negara anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB yang lain di New York, Jumat, 8 Juni 2018. Ini merupakan keempat kalinya Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. AP/Mary Altaffer