Kamis, 21 Juni 2018

Pasukan Gurkha berjaga di pos pemeriksaan Hotel Shangri-la di Singapura 1 Juni 2018. Guna ikut mengamankan pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Kim Jong Un, Singapura mengutus pasukan Gurkha untuk ikut berjaga di sejumlah titik. REUTERS/Edgar Su

Pasukan Gurkha berjaga di dekat Hotel Shangri-la di Singapura 10 Juni 2018. Pasukan Gurkha merupakan pasukan legendaris yang berasal dari Pegunungan Nepal, yang disebut juga sebagai pasukan bayaran mematikan di dunia. (AP Photo/Yong Teck Lim)

Pasukan Gurkha berjaga di dekat Hotel Shangri-la di Singapura 10 Juni 2018. Gurkha merupakan pasukan yang selalu membawa pisau Kurki, dan bila pisau tersebut terhunus, maka wajib ada darah yang tumpah. (AP Photo/Yong Teck Lim)

Pasukan Gurkha berjaga di dekat Hotel Shangri-la di Singapura 2 Juni 2018. Pasukan Gurkha bersiap menjaga keamanan dengan dilengkapi atribut seperti senjata tempur, Scar-L. (AP Photo/Yong Teck Lim)

Pasukan Gurkha berjaga di dekat Hotel Shangri-la di Singapura 1 Juni 2018. Gurkha berasal dari wilayah pegunungan Gorkha, salah satu dari 75 distrik Nepal modern. Nama itu juga dipakai oleh sebuah kerajaan pada abad ke-18. REUTERS/Edgar Su

Pasukan Gurkha berjaga di dekat Hotel Shangri-la di Singapura 10 Juni 2018. Donald Trump dan Kim Jong Un akan menggelar pertemuan bersejarah pada 12 Juni besok. REUTERS/Tyrone Siu