Terdakwa Bupati Kutai Kartanegara (nonaktif) Rita Widyasari mendengarkan pembacaan amar tuntutan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin, 25 Juni 2018. Jaksa penuntut umum KPK menuntut Rita Widyasari dengan 15 tahun penjara dan membayar denda Rp 750 juta subsider 6 bulan kurungan karena dinilai terbukti menerima gratifikasi dari sejumlah proyek di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, sebesar Rp 469,96 miliar. TEMPO/Imam Sukamto

Terdakwa Bupati Kutai Kartanegara (nonaktif) Rita Widyasari terlihat melipat kedua tangannya saat mendengarkan pembacaan amar tuntutan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin, 25 Juni 2018. Rita terlibat tindak pidana korupsi kasus suap pemberian izin lokasi inti dan plasma perkebunan kelapa sawit di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, kepada PT Sawit Golden Prima. TEMPO/Imam Sukamto

Terdakwa Bupati Kutai Kartanegara (nonaktif) Rita Widyasari terlihat mengusap hidungnya saat mendengarkan pembacaan amar tuntutan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin, 25 Juni 2018. Jaksa KPK juga menuntut hak politik Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari dicabut selama 5 tahun. TEMPO/Imam Sukamto

Ekspresi terdakwa Bupati Kutai Kartanegara (nonaktif) Rita Widyasari terlihat mengusap hidungnya saat mendengarkan pembacaan amar tuntutan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin, 25 Juni 2018. ANTARA