Minggu, 18 November 2018

Aktivis Greenpeace mengecat jalanan di Berlin, Jerman, Selasa, 26 Juni 2018. Greenpeace menggelar aksi mengecat jalanan di sekitar bundaran Grosser Stern menjadi kuning sebagai bentuk protes terkait pembanguan pembangkit listrik tenaga batu bara di Jerman. REUTERS

Foto udara yang menunjukkan jalanan di sekitar bundaran Grosser Stern menjadi kuning setelah aktivis Greenpeace mengecat jalanan tersebut sebagai bentuk protes, di Berlin, Jerman, Selasa, 26 Juni 2018. Greenpeace menilai penggunaan batu bara pada pembangkit listrik, sangat beresiko bagi kesehatan manusia. REUTERS

Aktivis Greenpeace mengecat jalanan di sekitar bundaran Grosser Stern dengan warna kuning sebagai bentuk protes, di Berlin, Jerman, Selasa, 26 Juni 2018. Penggunaan batu bara tidak hanya menambah emisi CO2 tetapi juga meningkatkan emisi polutan udara beracun dan membawa risiko bagi kesehatan masyarakat. REUTERS

Aktivis Greenpeace mengecat jalanan di sekitar bundaran Grosser Stern menggunakan mobil, sebagai bentuk protes, di Berlin, Jerman, Selasa, 26 Juni 2018. REUTERS

Polisi berjaga setelah aktivis Greenpeace menggelar aksi protes dengan mengecat jalanan di sekitar bundaran Grosser Stern menjadi kuning, di Berlin, Jerman, Selasa, 26 Juni 2018. REUTERS

Petugas membersihkan jalanan di sekitar bundaran Grosser Stern yang dicat menjadi kuning oleh aktivis Greenpeace sebagai bentuk protes pembangunan pembangkit listrik tenaga batu bara, di Berlin, Jerman, Selasa, 26 Juni 2018. REUTERS