Sabtu, 17 November 2018

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe berbincang dengan korban banjir dan tanah longsor, saat mengunjungi pusat evakuasi di Kurashiki, Prefektur Okayama, Jepang, Rabu, 11 Juli 2018. Kunjungan Abe ini untuk melihat kondisi korban dan memantau pemukiman yang dilanda banjir besar di Kurashiki. Shohei Miyano/Kyodo News via AP

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe berbincang dengan korban banjir dan tanah longsor, saat mengunjungi pusat evakuasi di Kurashiki, Prefektur Okayama, Jepang, Rabu, 11 Juli 2018. Sebelumnya, Abe memutuskan untuk membatalkan kunjungan ke luar negeri lantaran bencana yang kian memburuk di Jepang bagian barat daya. Shohei Miyano/Kyodo News via AP

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe berbincang dengan anak-anak korban banjir dan tanah longsor, saat mengunjungi pusat evakuasi di Kurashiki, Prefektur Okayama, Jepang, Rabu, 11 Juli 2018. Jumlah korban tewas akibat banjir dan tanah longsor di Jepang mencapai 179 orang. Shohei Miyano/Kyodo News via AP

Suasana korban banjir dan tanah longsor di pusat evakuasi di sekolah dasar Okada, Kurashiki, Prefektur Okayama, Jepang, Rabu, 11 Juli 2018. Bencana alam ini merupakan yang terburuk bagi Jepang dalam tiga dekade terakhir. REUTERS/Issei Kato

Korban banjir beristirahat di pusat evakuasi di sekolah dasar Okada, Kurashiki, Prefektur Okayama, Jepang, Rabu, 11 Juli 2018. REUTERS/Issei Kato

Korban banjir beristirahat di pusat evakuasi di sekolah dasar Okada, Kurashiki, Prefektur Okayama, Jepang, Rabu, 11 Juli 2018. REUTERS/Issei Kato