Sabtu, 21 Juli 2018

Wakil Presiden Jusuf Kalla menjadi saksi dalam sidang peninjauan kembali kasus korupsi penyelenggaraan ibadah haji untuk terpidana Suryadharma Ali di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu, 11 Juli 2018. Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali menyebutkan keterangan Jusuf Kalla dalam persidangan tersebut dinilai meringankan. ANTARA

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bersaksi dalam sidang peninjauan kembali kasus korupsi penyelenggaraan ibadah haji untuk terpidana Suryadharma Ali di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu, 11 Juli 2018. JK dihadirkan lantaran posisi dia sebagai wakil presiden saat Suryadharma Ali menjabat sebagai menteri agama. ANTARA

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bersaksi dalam sidang peninjauan kembali kasus korupsi penyelenggaraan ibadah haji untuk terpidana Suryadharma Ali di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu, 11 Juli 2018. JK dianggap mengetahui bagaimana pekerjaan seorang menteri dan peraturannya, termasuk tentang pengelolaan Dana Operasional Menteri (DOM). ANTARA

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bersalaman dengan pemohon selaku terpidana kasus korupsi penyelenggaraan ibadah haji, Suryadharma Ali dalam sidang peninjauan kembali di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu, 11 Juli 2018. Suryadharma terbukti menyalahgunakan jabatannya selaku menteri dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2010-2013 dan dalam penggunaan dana operasional menteri. ANTARA

Pemohon selaku terpidana kasus korupsi penyelenggaraan ibadah haji, Suryadharma Ali setelah menjalani sidang peninjauan kembali di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu, 11 Juli 2018. Dalam kasus tersebut, ia dinilai merugikan keuangan negara sebesar Rp 27 miliar dan 17 juta riyal Saudi. TEMPO/Taufiq Siddiq

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meninggalkan Pengadilan Tipikor setelah bersaksi dalam sidang peninjauan kembali kasus korupsi penyelenggaraan ibadah haji untuk terpidana Suryadharma Ali pada Rabu, 11 Juli 2018. TEMPO/Taufiq Siddiq