Senin, 20 Agustus 2018

Lava panas dari gunung berapi Kilauea terus mengalir setelah meletus di Hawaii, Amerika Serikat, 30 Juni 2018. Dashyatnya letusan Gunung Kilauea mengakibatkan lava cair mengarah ke permukiman warga di Leilani. Beberapa kali gempa bumi mengguncang Hawaii setelah letusan besar gunung berapi Kilauea sejak 3 Mei 2018. (Geological Survey via AP, file)

Aliran lava dari gunung berapi Kilauea terus mengalir ke Pahoa, Hawaii, Amerika Serikat, 19 Mei 2018. Desa Pahoa, yang berfungsi sebagai pintu gerbang ke Hawaii Volcanoes National Park, mulai ditutup akibat aliran lava panas terus mengalir. (U.S. Geological Survey via AP, File)

Matahari terbit di atas gunung berapi Kilauea di Zona Rift Timur di Hawaii, Amerika Serikat, 17 Juli 2018. Turis yang biasa berkunjung ke Hawaii menurun drastis sejak gunung berapi tersebut meletus pada Mei lalu. (U.S. Geological Survey via AP)

Peter Vance memotret lava yang keluar dari gunung berapi Kilauea di subasi Leilani Estates, dekat Pahoa, Hawaii, Amerika Serikat, 18 Mei 2018. Erupsi gunung api Kilauea telah menyebar hingga perairan Samudra Pasifik. (AP Photo/Jae C. Hong)

Seorang wisatawan, Jack Jones, mengambil gambar saat kepulan asap putih dari gunung berapi Kilauea membubung tinggi ke langit di Hawaii, 21 Mei 2018. Erupsi gunung berapi tersebut membuat ribuan warga dievakuasi dari tempat tinggalnya. (AP Photo/Jae C. Hong, File)

Joe Kekedi melihat aliran lava gunung berapi Kilauea memasuki lautan dan menghasilkan gumpalan uap dekat Pahoa, Hawaii, Amerika Serikat, 20 Mei 2018. (AP Photo/Jae C. Hong)