Jumat, 14 Desember 2018

Pekerja dan arkeolog memeriksa sarkofagus hitam raksasa yang baru ditemukan di distrik Sidi Gaber, Alexandria, Mesir, 19 Juli 2018. Pekerja secara tidak sengaja menemukan sarkopagus granit hitam berusia sekitar 2.000 tahun yang disegel saat akan membangun apartemen. The Ministry of Antiquities/Handout via Reuters

Arkeolog dan pekerja membuka tutup peti mati mumi yang baru ditemukan di lokasi pembangunan apartemen di Alexandria, Mesir, 19 Juli 2018. Peti mati seberat 30 ton ini adalah yang terbesar yang pernah ditemukan di Aleksandria. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany

Kerangka mumi yang baru ditemukan di lokasi pembangunan apartemen di Alexandria, Mesir, 19 Juli 2018. Penemuan ini mendorong serangkaian teori yang mungkin menjadi tempat peristirahatan penguasa Yunani kuno pada tahun 331 SM . The Ministry of Antiquities/Handout via Reuters

Pekerja memeriksa kerangka mumi dan peti mati yang baru ditemukan di lokasi pembangunan apartemen di Alexandria, Mesir, 19 Juli 2018. Makam tak bertanda yang ditemukan di Aleksandria, mungkin bukan milik penguasa terkenal lainnya di periode Ptolemaic (332 SM-30 SM) yang terkait dengan Alexander Agung, atau era Romawi berikutnya. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany

Pekerja dan arkeolog mengangkat peti mati seberat 30 ton yang baru ditemukan di lokasi pembangunan apartemen di Alexandria, Mesir, 19 Juli 2018. Sarkopagus di Alexandria adalah penemuan terbaru dari serangkaian temuan arkeolog. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany

Lokasi ditemukannya kerangka mumi dan peti mati di lokasi pembangunan apartemen di Alexandria, Mesir, 19 Juli 2018. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany