Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly (tengah) melihat hasil operasi inspeksi mendadak (sidak) di sel warga binaan di Lembaga pemasyarakatan (Lapas) Klas 1 Surabaya di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu, 22 Juli 2018. Inspeksi mendadak tersebut sebagai respons adanya temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenai adanya fasilitas mewah yang diperoleh narapidana dan upaya penataan serta penertiban barang bawaan para warga binaan. ANTARA

Petugas kepolisian memeriksa Rumah Tahahan saat razia di Rumah Tahahan (Rutan) kelas II B Kudus, Jawa Tengah, Minggu, 22 Juli 2018. Razia yang digelar Polsuspas (Polisi Khusus Pemasyarakatan) dengan kepolisian setempat terhadap 205 warga binaan itu untuk mengantisipasi masuknya barang terlarang seperti nakorba, benda tajam, dan telepon seluler guna menjaga ketertiban dan keamanan rutan. ANTARA

Warga binaan menyaksikan petugas Kementerian Hukum dan HAM (Kemenhuham) wilayah Sulsel menggeledah kamar tahanan mereka di blok I Tipikor saat Inpeksi Mendadak (sidak) di Lapas Klas I Gunungsari Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu, 22 Juli 2018. Kemenhuham secara serentak melaksanakan sidak di sejumlah Lapas se-Indonesia menyusul kasus suap di Lapas Sukamiskin Jawa Barat. ANTARA

Sejumlah barang sitaan hasil sidak diperlihatkan saat pers rilis di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Minggu, 22 Juli 2018. Kementerian Hukum dan HAM serentak melakukan sidak barang-barang mewah atau elektronik yang dimiliki warga binaan lapas dan rutan seluruh Indonesia. ANTARA

Petugas lapas menggeledah barang-barang napi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Lapas Klas I Tanjung Gusta Medan, Sumatera Utara, Minggu, 22 Juli 2018. Dari hasil penggeledahan di Lapas Klas I dan Rutan Klas I Medan petugas menyita uang sebanyak Rp43.650.000, 31 ponsel dan sejumlah barang lainnya. ANTARA

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly (tengah) melakukan Inspeksi mendadak di sel warga binaan di Lembaga pemasyarakatan (Lapas) Klas 1 Surabaya di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu, 22 Juli 2018. Inspeksi mendadak tersebut sebagai respons adanya temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenai adanya fasilitas mewah yang diperoleh narapidana dan upaya penataan serta penertiban barang bawaan para warga binaan. ANTARA