Selasa, 13 November 2018

Aktivis Femen, Oksana Shachko (tengah), diamankan polisi dalam sebuah aksi protes bersama kelompoknya. Pendiri kelompok protes beraliran feminis tersebut ditemukan tewas di apartemennya di Paris, pada Selasa, 23 Juli 2018. Instagram.com/@Oksanashachko

Oksana Shachko membawa spanduk dalam aksi bersama kelompok aktivis Femen. Penyebab kematian aktivis berusia 31 tahun ini belum diumumkan oleh pihak berwajib. Instagram.com/@Oksanashachko

Oksana Shachko mendirikan kelompok Femen di Kiev, Ukraina pada 2008. Gerakan Femen terkenal di Eropa berkat aksi protes setengah telanjangnya di muka umum. Wikipedia

Oksana Shachko, pendiri kelompok aktivis hak asasi wanita Femen, berbicara sambil mengecat dinding kamarnya di Kiev, Ukraina, 21 Februari 2012. Februari 2012. Aktivis Ukraina ini menetap di Paris dan bekerja sebagai pelukis. REUTERS/Gleb Garanich

Perancis memberikan status pengungsi politiknya untuk Oksana Shachko pada tahun 2013, setelah ia menerima beberapa serangan oleh pasukan keamanan yang terkait dengan Vladimir Putin. Oksana pernah melakukan aksi setengah bugil di depan Putin dan Kanselir Jerman Angela Merkel. REUTERS/Gleb Garanich

Oksana Shachko melakukan latihan fisik di sebuah kantor di Kiev, Ukraina, 18 Mei 2012. Salah seorang teman Oksana memberi kabar jika terdapat surat bunuh diri di dekat jenazah aktivis feminis tersebut. REUTERS/Gleb Garanich