Rabu, 19 Desember 2018

Wisatawan mancanegara memanggul barangnya saat turun dari kapal KM Binaiya setibanya di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Senin, 6 Agustus 2018. Sebanyak 417 orang wisatawan dievakuasi dari Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno, NTB setelah kawasan wisata tersebut terkena dampak gempa di Lombok. ANTARA/Rully Prasetyo

Ratusan wisatawan domestik dan mancanegara turun dari kapal KM Binaiya setibanya di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Senin, 6 Agustus 2018. Setibanya di Tanjung Benoa, wisatawan akan diantar menuju hotel menggunakan bus yang telah disiapkan oleh Kementerian Pariwisata dan Bali Tourism Hospitality. ANTARA/Rully Prasetyo

Wisatawan asing turun dari kapal setelah dievakuasi dari Gili Trawangan pasca gempa di Pelabuhan Benoa, Bali, Selasa dinihari, 7 Agustus 2018. Tim Crisis Center mencatat ada sekitar 2.000 wisatawan yang sedang berada di tiga pulau wisata Gili saat gempa terjadi Minggu malam, 5 Agustus 2018. REUTERS/Johannes P. Christo

Wisatawan yang terkena dampak gempa berbaris di pantai saat mereka menunggu untuk dievakuasi di Pulau Gili Trawangan, Lombok, NTB, Senin, 6 Agustus 2018. Saat gempa, wisatawan di Gili Trawangan sempat dievakuasi menuju bukit di belakang perkampungan bersama warga setempat untuk menghindari potensi tsunami. AP/AKBP. Dewa Wijaya, Kepolisian Laut NTB

Wisatawan domestik dan asing menaiki perahu ketika mereka dievakuasi dari Pulau Gili Trawangan, menuju Pulau Lombok, Senin, 6 Agustus 2018. AP/AKBP. Dewa Wijaya, Kepolisian Laut NTB