Senin, 22 Oktober 2018

Tim pemandu sorak beraksi dalam upacara pembukaan Gay Games di Charlety Stadium, Paris, Senin, 6 Agustus 2018. Gay Games merupakan ajang olahraga bagi kaum Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender alias LGBT dari seluruh dunia. REUTERS/Regis Duvignau

Tim pemandu sorak LGBT beraksi dalam upacara pembukaan Gay Games di Charlety Stadium, Paris, Senin, 6 Agustus 2018. Sama seperti Olimpiade, Gay Games pun digelar setiap 4 tahun sekali. REUTERS/Regis Duvignau

Gay Games pertama kali diadakan pada 1982 di San Francisco, California yang diikuti 1.350 atlet LGBT. REUTERS/Regis Duvignau

Ajang ini juga diikuti atlet dari negara yang melarang LGBT seperti, Rusia, Mesir, dan Arab Saudi. REUTERS/Regis Duvignau

Gay Games ke-10 yang digelar pada 4-18 Agustus 2018 ini diikuti oleh 12.700 peserta dari 91 negara yang bersaing dalam 30 lebih cabang olahraga. REUTERS/Regis Duvignau

Ajang olahraga Gay Games digelar untuk menyuarakan kesetaraan gender serta kesadaran hak para kaum LGBT. Olah sebab itu, atlet yang bersaing dalam ajang ini tidak dibatasi oleh orientasi seksual. Para pelopor Gay Games memimpikan dunia di mana tidak terdapat pengecualian dan perbedaan. REUTERS/Regis Duvignau