Jumat, 21 September 2018

Pejalan kaki melintas di depan kontainer penjualan tiket Asian Games 2018, yang berada di trotoar Jalan Pintu Satu Senayan, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu, 8 Agustus 2018. Peletakan kontainer tersebut dikeluhkan masyarakat karena mengganggu akses pejalan kaki. TEMPO/Fakhri Hermansyah

Pejalan kaki melintas di depan kontainer penjualan tiket Asian Games 2018, yang berada di atas trotoar Jalan Pintu Satu Senayan, kawasan GBK, Senayan, Jakarta, Rabu, 8 Agustus 2018. Selain itu, kontainer ini menutupi jalur pemandu difabel. TEMPO/Fakhri Hermansyah

Jalur pemandu difabel tampak tertutup kontainer penjualan tiket Asian Games 2018, yang berada di atas trotoar Jalan Pintu Satu Senayan, kawasan GBK, Senayan, Jakarta, Rabu, 8 Agustus 2018. Sebelumnya, peletakan kontainer ini diprotes netizen karena menghalangi jalur sepeda. TEMPO/Fakhri Hermansyah

Kontainer penjualan tiket Asian Games 2018 yang berada di trotoar Jalan Pintu Satu Senayan, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, 8 Agustus 2018. Direktur Media dan Public Relation Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) Danny Buldansyah menjelaskan, kontainer loket diletakkan di trotoar karena tidak dapat dibuat di dalam kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno. TEMPO/Fakhri Hermansyah

Pengendara sepeda melintas di samping kontainer penjualan tiket Asian Games 2018, yang berada di trotoar Jalan Pintu Satu Senayan, kawasan GBK, Senayan, Jakarta, 8 Agustus 2018. Kontainer ini akan kembali dibongkar setelah Asian Games usai.TEMPO/Fakhri Hermansyah