Senin, 20 Agustus 2018

Petugas medis merawat bayi korban gempa bumi di Rumah Sakit Lapangan di Tanjung, Lombok Utara, NTB, Jumat, 10 Oktober 2018. Penanganan kesehatan korban gempa masih dilakukan dengan alat dan tenaga medis seadanya karena sejumlah rumah sakit yang tersebar di Pulau Lombok mengalami kerusakan berat akibat gempa. ANTARA

Seorang anak korban gempa menjalani perawatan di Rumah Sakit Lapangan di Tanjung, Lombok Utara, NTB, Jumat, 10 Agustus 2018. Penanganan kesehatan korban gempa masih dilakukan dengan alat dan tenaga medis seadanya karena sejumlah rumah sakit yang tersebar di Pulau Lombok mengalami kerusakan berat akibat gempa. ANTARA

Seorang warga menggendong anaknya yang terluka akibat gempa bumi di tenda kesehatan di halaman RSUD Tanjung, Lombok Utara, NTB, Jumat, 10 Oktober 2018. Berdasarkan data BNPB, pengungsi korban gempa bumi Lombok sebanyak 270.168 orang yang tersebar di sejumlah tempat membutuhkan bantuan seperti makanan, air, obat-obatan, tenda, dan selimut. ANTARA

Seorang ibu menggendong anaknya yang terluka akibat gempa bumi di dalam tenda kesehatan di halaman RSUD Tanjung, Lombok Utara, NTB, Jumat, 10 Oktober 2018. Berdasarkan data BNPB, pengungsi korban gempa bumi Lombok sebanyak 270.168 orang yang tersebar di sejumlah tempat membutuhkan bantuan seperti makanan, air, obat-obatan, tenda, dan selimut. ANTARA

Pasangan suami istri Rogiono (atas) dan Mita Sari beserta bayinya Gempa Maulana (dua hari) berada di tenda kesehatan tempat pengungsian korban gempa bumi di Tanjung, Lombok Utara, NTB, Jumat, 10 Agustus 2018. ANTARA