Rabu, 26 September 2018

Roket NASA Parker Solar Probe Delta IV-Heavy saat diluncurkan di Cape Canaveral, Florida, 12 Agustus 2018. Roket luar angkasa ini akan menjalani misi pertama NASA dalam menyentuh Matahari. NASA/Bill Ingalls/Handout via REUTERS.

Roket NASA Parker Solar Probe Delta IV-Heavy saat diluncurkan di Cape Canaveral, Florida, 12 Agustus 2018. Roket Parker Solar Probe ini dirancang untuk mampu bertahan dalam menghadap suhu super panas Matahari dari jarak dekat. REUTERS/Mike Brown

Roket NASA Parker Solar Probe Delta IV-Heavy saat diluncurkan di Cape Canaveral, Florida, 12 Agustus 2018. Roket luar angkasa ini terbang dengan kecepatan mencapai 692 ribu kilometer per jam.NASA/Bill Ingalls/Handout via REUTERS.

Roket NASA Parker Solar Probe Delta IV-Heavy diluncurkan di Cape Canaveral, Florida, 12 Agustus 2018. Roket NASA ini akan terbang hingga mendekati korona Matahari dalam jarak 3,8 juta mil atau 6,1 juta kilometer dari permukaan Matahari. NASA/Bill Ingalls/Handout via REUTERS.

Roket NASA Parker Solar Probe Delta IV-Heavy setalah diluncurkan di Cape Canaveral, Florida, 12 Agustus 2018. Proyek NASA menghabiskan biaya hingga 1,5 miliar US Dollar (sekitar Rp 21,3 triliun). NASA/Bill Ingalls/Handout via REUTERS.

Roket NASA Parker Solar Probe Delta IV-Heavy saat akan diluncurkan di Cape Canaveral, Florida, 12 Agustus 2018. NASA/Bill Ingalls/Handout via REUTERS.