Seekor buaya Amerika bernama Muja saat makan seekor ayam di kandangnya di Kebun Binatang Belgrade, Serbia, Selasa, 14 Agustus 2018. Muja diklaim sebagai buaya Amerika penangkaran tertua di dunia. REUTERS/Marko Djurica

Aksi buaya Amerika bernama Muja saat menangkap makanannya di Kebun Binatang Belgrade, Serbia, Selasa, 14 Agustus 2018. Muja dipindahkan dari Jerman ke kebun binatang tersebut pada 1937, setahun setelah kebun binatang itu resmi dibuka. REUTERS/Marko Djurica

Buaya Amerika bernama Muja berenang di kandangnya di Kebun Binatang Belgrade, Serbia, Selasa, 14 Agustus 2018. Muja merupakan saksi bisu dari Perang Dunia II dan sejumlah tragedi di Serbia. Ia juga berhasil selamat dari tiga pemboman di negara tersebut. REUTERS/Marko Djurica

Buaya Amerika bernama Muja berenang di kandangnya di Kebun Binatang Belgrade, Serbia, Selasa, 14 Agustus 2018. Buaya ini hidup dengan kondisi sehat meski satu kaki depannya harus diamputasi pada 2012 akibat terinfeksi bakteri. REUTERS/Marko Djurica

Buaya Amerika bernama Muja berenang di kandangnya di Kebun Binatang Belgrade, Serbia, Selasa, 14 Agustus 2018. Kebun Binatang Belgrade yang terletak di tembok benteng Beograd di pusat kota, hampir hancur selama tragedi pengeboman tahun 1941 dan 1944. Saat itu banyak satwa koleksi kebun binatang yang mati, kecuali Muja yang berhasil selamat. REUTERS/Marko Djurica

Buaya Amerika bernama Muja berenang di kandangnya di Kebun Binatang Belgrade, Serbia, Selasa, 14 Agustus 2018. Muja merupakan hewan yang tidak agresif. Bahkan para pengunjung sering mengiranya sudah mati. Namun, sesekali pengelola kebun binatang mempertontonkan atraksi Muja saat menangkap makanan. REUTERS/Marko Djurica