Selasa, 16 Oktober 2018

Nanami 'Seven Seas' Nagura dari Jepang menjulurkan lidah saat tampil dalam Air Guitar World Championships (Kejuaraan Dunia Gitar Angin) di Oulu, Finlandia, Jumat, 24 Agustus 2018. Dalam acara ini, peserta akan bergaya layaknya para gitaris hebat yang memainkan musik rock, blues, atau heavy metal. Lehtikuva/Eeva Riihela/via REUTERS

Aksi Sven 'Sven Spandex' Smith dari Inggris, melompat saat tampil dalam Air Guitar World Championships (Kejuaraan Dunia Gitar Angin) di Oulu, Finlandia, Jumat, 24 Agustus 2018. Permainan gitar angin umumnya menonjolkan petikan gitar secara energik hingga berlebihan, dan terkadang disertai lip sync atau aksi panggung seperti layaknya penyanyi atau gitaris rock. Lehtikuva/Eeva Riihela/via REUTERS

Gaya Kate 'KitKat' Rose dari AS saat tampil dalam Air Guitar World Championships (Kejuaraan Dunia Gitar Angin) di Oulu, Finlandia, Jumat, 24 Agustus 2018. Kejuaraan ini pertama kali diadakan pada tahun 1996. Lehtikuva/Eeva Riihela/via REUTERS

Andrew 'Flying Finn' Finn dari AS saat tampil dalam Air Guitar World Championships (Kejuaraan Dunia Gitar Angin) di Oulu, Finlandia, Jumat, 24 Agustus 2018. Kejuaraan ini diadakan sebagai bagian dari Festival Video Musik Oulu di Oulu, Finlandia. Lehtikuva/Eeva Riihela/via REUTERS

Gaya French Vincent 'Lord Scrat' Roussel saat tampil dalam Air Guitar World Championships (Kejuaraan Dunia Gitar Angin) di Oulu, Finlandia, Jumat, 24 Agustus 2018. Kejuaraan ini diikuti peserta dari mancanegara. Lehtikuva/Eeva Riihela/via REUTERS

Gaya Brittany 'Georgia Lunch' Diaz dari AS saat tampil dalam Air Guitar World Championships (Kejuaraan Dunia Gitar Angin) di Oulu, Finlandia, Jumat, 24 Agustus 2018. Lehtikuva/Eeva Riihela/via REUTERS