KPK Periksa Putra Setya Novanto untuk Kasus PLTU Riau-1

Putra Setya Novanto, Rheza Herwindo, seusai menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa, 28 Agustus 2018. Rheza diperiksa dalam kasus suap kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Riau-1. TEMPO/Imam Sukamto
Putra Setya Novanto, Rheza Herwindo, seusai menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa, 28 Agustus 2018. Rheza diperiksa dalam kasus suap kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Riau-1. TEMPO/Imam Sukamto

28 Agustus 2018 00:00 WIB

Putra Setya Novanto, Rheza Herwindo, meninggalkan gedung KPK usai diperiksa di Jakarta, Selasa, 28 Agustus 2018. KPK memeriksa Rheza sebagai saksi untuk tersangka pemegang saham Black Gold Natural Resources Johannes Kotjo. ANTARA/Hafidz Mubarak A
Putra Setya Novanto, Rheza Herwindo, meninggalkan gedung KPK usai diperiksa di Jakarta, Selasa, 28 Agustus 2018. KPK memeriksa Rheza sebagai saksi untuk tersangka pemegang saham Black Gold Natural Resources Johannes Kotjo. ANTARA/Hafidz Mubarak A

28 Agustus 2018 00:00 WIB

Rheza Herwindo, komisaris PT Skydweller Indonesia Mandiri, seusai menjalani pemeriksaan suap proyek pembangunan PLTU Riau-I di gedung KPK, Jakarta, Selasa, 28 Agustus 2018. Setya Novanto membantah anaknya terlibat dalam proyek itu saat diperiksa dalam kasus yang sama. TEMPO/Imam Sukamto
Rheza Herwindo, komisaris PT Skydweller Indonesia Mandiri, seusai menjalani pemeriksaan suap proyek pembangunan PLTU Riau-I di gedung KPK, Jakarta, Selasa, 28 Agustus 2018. Setya Novanto membantah anaknya terlibat dalam proyek itu saat diperiksa dalam kasus yang sama. TEMPO/Imam Sukamto

28 Agustus 2018 00:00 WIB

Komisaris PT Sky Dweller Indonesia Mandiri, Rheza Herwindo (kiri) meninggalkan gedung KPK usai diperiksa dalam kasus suap PLTU Riau-I di Jakarta, Selasa, 28 Agustus 2018. Setya Novanto mengatakan keterkaitan Rheza dengan proyek bernilai triliunan rupiah itu untuk belajar manajemen. ANTARA/Hafidz Mubarak A
Komisaris PT Sky Dweller Indonesia Mandiri, Rheza Herwindo (kiri) meninggalkan gedung KPK usai diperiksa dalam kasus suap PLTU Riau-I di Jakarta, Selasa, 28 Agustus 2018. Setya Novanto mengatakan keterkaitan Rheza dengan proyek bernilai triliunan rupiah itu untuk belajar manajemen. ANTARA/Hafidz Mubarak A

28 Agustus 2018 00:00 WIB

Komisaris PT Sky Dweller Indonesia Mandiri, Rheza Herwindo (kiri) meninggalkan gedung KPK usai diperiksa dalam kasus suap PLTU Riau-I di Jakarta, Selasa, 28 Agustus 2018. Setya Novanto mengatakan keterkaitan Rheza dengan proyek bernilai triliunan rupiah itu untuk belajar manajemen. ANTARA/Hafidz Mubarak A
Komisaris PT Sky Dweller Indonesia Mandiri, Rheza Herwindo (kiri) meninggalkan gedung KPK usai diperiksa dalam kasus suap PLTU Riau-I di Jakarta, Selasa, 28 Agustus 2018. Setya Novanto mengatakan keterkaitan Rheza dengan proyek bernilai triliunan rupiah itu untuk belajar manajemen. ANTARA/Hafidz Mubarak A

28 Agustus 2018 00:00 WIB

Komisaris PT Sky Dweller Indonesia Mandiri, Rheza Herwindo (kanan) meninggalkan gedung KPK usai diperiksa dalam kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1 di Jakarta, Selasa, 28, Agustus 2018. ANTARA/Hafidz Mubarak A
Komisaris PT Sky Dweller Indonesia Mandiri, Rheza Herwindo (kanan) meninggalkan gedung KPK usai diperiksa dalam kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1 di Jakarta, Selasa, 28, Agustus 2018. ANTARA/Hafidz Mubarak A

28 Agustus 2018 00:00 WIB