Selasa, 16 Oktober 2018

Sejumlah peserta melewati daerah Chamonix, Prancis saat bersaing dalam lomba lari Ultra-Trail du Mont-Blanc (UTMB) pada Jumat, 31 Agustus 2018. Dalam lomba ini, para peserta harus berjuang melewati trek dengan medan yang sulit seperti berbatu, terjal, dan licin di daerah pegunungan. REUTERS/Denis Balibouse

Jim Walmsley, peserta dari AS melewati daerah Chamonix, Prancis saat bersaing dalam lomba lari Ultra-Trail du Mont-Blanc (UTMB) pada Jumat, 31 Agustus 2018. Para peserta menempuh perjalanan jauh melewati tiga negara, Prancis, Italia, dan Swiss. REUTERS/Denis Balibouse

Dua peserta melewati medan terjal di Col de Voza, Prancis saat bersaing dalam lomba lari Ultra-Trail du Mont-Blanc (UTMB) pada Jumat, 31 Agustus 2018. Selama perlombaan peserta akan menghadapi kondisi dingin, berangin dan bahkan bersalju melewati kawasan Pegunungan Alpen. REUTERS/Denis Balibouse

Para peserta melewati medan berbatu di La Balme, Prancis saat malam hari ketika bersaing dalam lomba lari Ultra-Trail du Mont-Blanc (UTMB) pada Jumat, 31 Agustus 2018. Sekitar 2.300 peserta dari mancanegara mengikuti lomba lari terekstrem di Eropa ini. REUTERS/Denis Balibouse

Para peserta melewati medan berbatu dan licin di La Balme, Prancis saat malam hari ketika bersaing dalam lomba lari Ultra-Trail du Mont-Blanc (UTMB) pada Jumat, 31 Agustus 2018. Peserta dapat menghabiskan waktu hingga 40 jam untuk melewati trek sejauh 170 kilometer dalam lomba ini. REUTERS/Denis Balibouse

Cahaya dari lampu yang digunakan para peserta terlihat di antara pegunungan di kawasan La Balme, Prancis saat malam hari dalam lomba lari Ultra-Trail du Mont-Blanc (UTMB) pada Jumat, 31 Agustus 2018. REUTERS/Denis Balibouse