Presiden Joko Widodo alias Jokowi (kanan), tiba untuk memberikan bantuan korban gempa secara simbolis di Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Tanjung, Lombok Utara, NTB, Ahad, 2 September 2018. Sebanyak 5293 korban gempa dari Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Tengah dan Mataram menerima bantuan dari pemerintah. ANTARA/Ahmad Subaidi

Presiden Jokowi (kanan), berbincang dengan Gubernur NTB, TGB Zainul Majdi saat tiba di Desa Pemenang Barat, Lombok Utara, NTB, Ahad, 2 September 2018. Bantuan yang diberikan berupa tabungan sebesar Rp.50 juta untuk perbaikan rumah yang rusak berat. ANTARA/Ahmad Subaidi

Presiden Jokowi (kiri), berpidato usai memberikan bantuan korban gempa secara simbolis di Desa Pemenang Barat, Lombok Utara, NTB, Ahad, 2 September 2018. Bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan akan diberikan bantuan sebesar Rp. 25 juta. ANTARA/Ahmad Subaidi

Turmuzi (35) asal Desa Obel-Obel, menunjukkan saldo buku tabungan yang diperolehnya sebagai bantuan untuk korban gempa Lombok di Desa Pemenang Barat, Lombok Utara, NTB, Ahad, 2 September 2018. Setelah memberikan bantuan, Presiden Jokowi berencana menonton upacara penutupan Asian Games 2018 bersama warga di Kamp Pengungsian Kantor Camat Gunung Sari. ANTARA/Ahmad Subaidi

Warga korban gempa menunaikan Salat Ashar saat menunggu kedatangan Presiden Jokowi, di Desa Pemenang Barat, Lombok Utara, NTB, Ahad, 2 September 2018. Berdasar data Pos Komando Utama Transisi Pemulihan Lombok Barat, sejak rentetan gempa 5 Agustus, telah mengakibatkan 51 orang meninggal, 258 orang luka berat, dan 701 orang luka ringan. ANTARA/Ahmad Subaidi

Warga korban gempa menunaikan Salat Ashar saat menunggu kedatangan Presiden Jokowi, di Desa Pemenang Barat, Lombok Utara, NTB, Ahad, 2 September 2018. Dari segi kerusakan, tercatat rumah yang rusak berat sebanyak 23.007 rumah, rusak sedang 14.820 rumah dan rusak ringan 19.787 rumah. ANTARA/Ahmad Subaidi