Minggu, 18 November 2018

Asap membumbung dari kapal KRI Rencong-622 yang terbakar di perairan Sorong, Papua Barat, Selasa 11 September 2018. Kebakaran KRI Rencong-622 itu belum diketahui penyebabnya. ANTARA FOTO/Dok Basarnas/OM

Asap membumbung dari kapal KRI Rencong-622 yang terbakar di perairan Sorong, Papua Barat, Selasa 11 September 2018. TNI AL mengatakan kebakaran KRI Rencong-622 berawal saat kapal perang ini akan mengisi ulang pasokan air tawar di Pelabuhan Sorong. ANTARA FOTO/Dok Basarnas

Kapal perang cepat, KRI Rencong 622 terbakar di perairan Sorong, Papua Barat. kapal perang dengan senjata utama sistem peluru kendali permukaan-ke-permukaan dan permukaan-ke-udara, MM-39 Exocet buatan Aerospatiale, Prancis ini juga tenggelam usai terbakar. Foto/antaranews.com

Kapal perang cepat, KRI Rencong 622 terbakar di perairan Sorong, Papua Barat. sumber kebakaran berasal dari ruang kendali gas turbin, dimana Tim di KRI Rencong mencoba memadamkan api sesuai standard prosedur. Namun, api tetap membesar dan merambat mendekati gudang amunisi kapal, sehingga Komandan KRI Rencong memutuskan agar seluruh kru dan anak buah kapal meninggalkan kapal. Foto/wikipedia.org