Senin, 19 November 2018

Sebuah tank Cina diterjunkan di tempat latihan "Tsugol", sekitar 250 kilometer (156 mil) tenggara kota Chita selama latihan militer Vostok 2018 di Siberia Timur, Rusia, Kamis, 13 September 2018. Latihan selama seminggu bersama militer China dan Mongolia ini diberi nama Vostok-2018 yang digelar di Siberia timur pada 11 September. (AP Photo/Sergei Grits)

Pasukan Tiongkok berbaris di tempat latihan "Tsugol", sekitar 250 kilometer (156 mil) selatan-timur kota Chita selama latihan militer Vostok 2018 di Siberia Timur, Rusia, Kamis, 13 September 2018. Rusia akan melakukan latihan militer terbesar dalam sejarah yang melibatkan 300 ribu orang dan juga diikuti oleh tentara China. (AP Photo/Sergei Grits)

Kendaraan militer dan helikopter bergerak selama parade di tempat pelatihan "Telemba", sekitar 80 kilometer (50 mil) utara kota Chita selama latihan militer Vostok 2018 di Siberia Timur, Rusia, Kamis, 13 September 2018. Latihan ini terjadi di tengah ketegangan antara Moskow dan Barat yang meningkat terkait tudingan campur tangan Rusia dalam urusan dalam negeri barat dan akar konflik di Ukraina dan Suriah. (AP Photo/Sergei Grits)

Helikopter militer terbang di atas tanah pelatihan "Telemba", sekitar 80 kilometer (50 mil) utara kota Chita selama latihan militer Vostok 2018 di Siberia Timur, Rusia, Kamis, 13 September 2018. Menteri pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan latihan ini melibatkan 300 ribu tentara, 36 ribu kendaraan militer, seribu pesawat dan 80 kapal laut. (AP Photo/Sergei Grits)

Helikopter militer terbang di atas tanah pelatihan "Telemba", sekitar 80 kilometer (50 mil) utara kota Chita selama latihan militer Vostok 2018 di Siberia Timur, Rusia, Kamis, 13 September 2018. Militer Rusia menggunakan seluruh peralatan terbarunya seperti rudal Iskander yang bisa membawa kepala nuklir, tank T-80 dan T-90 dan jet tempur Su-34 dan Su-35. (AP Photo/Sergei Grits)

Presiden Rusia Vladimir Putin, menjadi inspektur upacara dalam latihan militer Vostok 2018 di tempat pelatihan "Tsugol", sekitar 250 kilometer (156 mil) tenggara kota Chita di Siberia Timur, Rusia, Kamis, 13 September, 2018. Latihan militer ini dikecam oleh NATO karena dianggap sebagai "latihan konflik skala besar". (Alexei Nikolsky, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP)