Rabu, 12 Desember 2018

Dari kanan: ketua panitia pelaksana Asian Para Games (Inapgoc), Raja Sapta Oktohari, Direktur Wahid Institute, Yenny Wahid, dan Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono, membawa api obor Asian Para Games 2018 di Alun-Alun Sungai Kapuas, Pontianak, Kalbar, Rabu, 19 September 2018. Pawai Obor Asian Para Games 2018 melintasi garis khatulistiwa di Pontianak. ANTARA/Jessica Helena Wuysang

Dari kanan: Ketua DPD Oesman Sapta, Gubernur Kalbar Sutarmidji (kiri) dan Ketua Inapgoc Raja Sapta Oktohari, mengacungkan api obor Asian Para Games 2018 di Pendopo Rumah Rakyat, Pontianak, Kalbar, Rabu, 19 September 2018. Pawai ini nantinya berlanjut ke Medan pada 23 September 2018. ANTARA/Jessica Helena Wuysang

Atlet renang peraih emas Asian Para Games 2015, Wahdina membawa api obor Asian Para Games 2018 di Pendopo Rumah Rakyat, Pontianak, Kalbar, Rabu, 19 September 2018. Upacara pembukaan Asian Para Games akan dilaksanakan pada 6 Oktober 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan. ANTARA/Jessica Helena Wuysang

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita (kiri) menyulutkan api obor yang dibawa atlet Paralimpik cabang atletik I Nyoman Oka (kanan) disaksikan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (kedua kiri) saat Pawai Obor Asian Para Games 2018 di Denpasar, Bali, Minggu, 16 September 2018. Pesta olahraga atlet difabel, Asian Para Games diikuti oleh 41 negara dengan total 2.800 atlet. ANTARA/Fikri Yusuf