Sabtu, 20 Oktober 2018

Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno (tengah) berswafoto bersama warga saat acara Ngopi Bareng Sandi di Surabaya, Jawa Timur, Kamis 27 September 2018. Pada kesempatan itu Sandiaga Uno berjanji akan melakukan perbaikan ekonomi dan menyerap aspirasi dari generasi milenial. ANTARA FOTO/Moch Asim

Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno (kiri) melakukan kampanye di Pasar Pocong, Bojong Kulur, Bogor, Jawa Barat, Rabu 26 September 2018. Sandiaga Uno menyerap aspirasi pedagang dan pembeli terkait harga bahan pokok. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno berfoto bersama warga saat mengunjungi salah satu sentra batik Pesindon di Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa 25 September 2018. Dalam kunjungannya tersebut Sandiaga Uno menyampaikan harapannya agar pemasaran produk batik Pekalongan mendapat perhatian lebih dari kemitraan pemerintah dengan badan usaha setidaknya partisipasi sebanyak 20 persen dari pemerintah dan 80 persen dari pengusaha sehingga dapat dibuka lapangan usaha untuk perajin batik setempat. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra

Calon wakil presiden nomor urut 2 Sandiaga Salahuddin Uno (tengah) bersama Ketua Umum PAN sekaligus Ketua MPR Zulkifli Hasan (kelima kiri) berdialog bersama warga saat acara Ngopi Bareng Sandi di Surabaya, Jawa Timur, Kamis 27 September 2018. Pada kesempatan itu Sandiaga Uno berjanji akan melakukan perbaikan ekonomi dan menyerap aspirasi dari generasi milenial. ANTARA FOTO/Moch Asim

Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga S Uno bersepeda bersama sejumlah warga melintasi Alun-alun Kota Purwokerto, Banyumas, Jateng, Selasa 25 September 2018. Sandiaga bersama Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan bersepeda dan mengunjungi pasar serta memberikan seminar kewirausahaan di Purwokerto. ANTARA FOTO/Idhad Zakaria

Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno mengunjungi kampung batik di salah satu sentra batik Pesindon, Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa 25 September 2018. Dalam kunjungannya tersebut Sandiaga Uno menyampaikan harapannya agar pemasaran produk batik Pekalongan mendapat perhatian lebih dari kemitraan pemerintah dengan badan usaha setidaknya partisipasi sebanyak 20 persen dari pemerintah dan 80 persen dari pengusaha sehingga dapat dibuka lapangan usaha untuk perajin batik setempat. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra