Rabu, 12 Desember 2018

Mobili listrik Renault K-ZE yang diperkenalkan saat peluncurannya dalam acara "The Electrical Revolution: The Story Continues" pada pembukaan Paris auto show di Paris, 1 Oktober 2018. Renault optimistis mobil akan memiliki jarak jelajah sampai 250 km dalam sekali pengisian. REUTERS/Benoit Tessier

Carlos Ghosn, Chairman and CEO of the Renault-Nissan Alliance, memperkanalkan mobili listrik Renault K-ZE saat peluncurannya dalam acara "The Electrical Revolution: The Story Continues" pada pembukaan Paris auto show di Paris, 1 Oktober 2018. Mobil Renault K-ZE memiliki fitur sensor parkir, kamera belakang, dan layar audio yang sudah terkoneksi dengan internet. REUTERS/Benoit Tessier

Mesin pengisian mobil listrik Renault K-ZE saat peluncurannya dalam acara "The Electrical Revolution: The Story Continues" pada pembukaan Paris auto show di Paris, 1 Oktober 2018. Mobil Renault K-ZE memiliki colokan ganda, yang satu untuk pengisian baterai di rumah dan satu lagi untuk di stasiun pengisian baterai. REUTERS/Benoit Tessier

Carlos Ghosn, Chairman and CEO of the Renault-Nissan Alliance, berpose dengan mobil listrik Renault K-ZE saat peluncurannya dalam acara "The Electrical Revolution: The Story Continues" pada pembukaan Paris auto show di Paris, 1 Oktober 2018. REUTERS/Benoit Tessier

Pengunjung mengambil gambar mobil listrik Renault K-ZE saat peluncurannya dalam acara "The Electrical Revolution: The Story Continues" pada pembukaan Paris auto show di Paris, 1 Oktober 2018. REUTERS/Benoit Tessier