Selasa, 17 September 2019

Foto udara kawasan yang terkena dampak likuifaksi akibat gempa Palu Donggala berkekuatan 7,4 SR di Palu Selatan, Palu, Sulawesi Tengah, Senin, 1 Oktober 2018. Likuifaksi merupakan pencairan tanah yang disebabkan oleh gempa bumi. ANTARA/Irwansyah Putra

Foto udara kawasan yang terkena dampak likuifaksi akibat gempa Palu Donggala berkekuatan 7,4 SR di Palu Selatan, Palu, Sulawesi Tengah, Senin, 1 Oktober 2018. Fenomena likuifaksi sering terjadi pada tanah berpasir yang jenuh dan longgar (kepadatan rendah atau tidak padat). ANTARA/Irwansyah Putra

Kondisi bangunan dan jalanan yang rusak akibat gempa 7,4 SR dan fenomena likuifaksi pada skala richter (SR), di kawasan Kampung Petobo, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa, 2 Oktober 2018. Petobo merupakan kawasan yang mengalami kerusakan paling parah akibat gempa. ANTARA/Muhammad Adimaja

Kondisi bangunan dan jalanan yang rusak akibat gempa 7,4 SR dan fenomena likuifaksi pada skala richter (SR), di kawasan Kampung Petobo, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa, 2 Oktober 2018. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan likuifaksi terjadi di Jalan Dewi Sartika, dan Kampung Petobo, Palu Selatan, serta Biromaru dan Sidera di Kabupaten Sigi. ANTARA/Muhammad Adimaja

Warga melintas di area lokasi terkena gempa dan lumpur di Desa Sidera, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa, 2 Oktober 2018. Daerah tersebut merupakan salah satu lokasi terparah akibat gempa yang disertai naiknya lumpur yang menenggelamkan permukiman warga. ANTARA/Akbar Tado