Korban gempa dan tsunami mengantre dengan meletakkan jeriken untuk membeli BBM di salah satu SPBU di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu, 3 Oktober 2018. Pascagempa dan tsunami warga mulai membutuhkan BBM, terutama jenis premium dan pertalite, untuk menunjang mobilitas pencarian keluarga yang masih belum diketahui nasibnya. REUTERS/Athit Perawongmetha

Korban gempa dan tsunami mengantre dengan meletakkan jeriken untuk membeli BBM di salah satu SPBU di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu, 3 Oktober 2018. VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito mengatakan dari 17 SPBU, baru 5 SPBU yang bisa beroperasi di Palu pascagempa dan tsunami. REUTERS/Athit Perawongmetha

Sejumlah jeriken korban gempa dan tsunami yang mengantre untuk membeli BBM di salah satu SPBU di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu, 3 Oktober 2018. Gempa dan tsunami di Palu dan Donggala sempat berdampak pada operasional Terminal BBM Donggala, yang selama ini mensuplai BBM ke 6 kabupaten. REUTERS/Athit Perawongmetha

Suasana salah satu SPBU yang dipenuhi korban gempa dan tsunami yang mengantre untuk membeli BBM di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu, 3 Oktober 2018. Hingga Selasa, 2 Oktober 2018, Pertamina telah mengoperasikan 10 SPBU yang tersebar di tiga wilayah terdampak gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah, yaitu Palu, Donggala, dan Sigi. REUTERS/Athit Perawongmetha

Sejumlah sepeda motor milik korban gempa dan tsunami yang mengantre untuk membeli BBM di salah satu SPBU di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu, 3 Oktober 2018. REUTERS/Athit Perawongmetha