Jumat, 16 November 2018

Anggota TNI membantu korban gempa bumi dan tsunami mengangkat paket bantuan yang baru diterimanya di Palu, Sulawesi Tengah, Ahad, 7 Oktober 2018. Paket bantuan itu antara lain berisi makanan siap saji, makanan ringan, gula pasir, minyak goreng dan sejumlah bahan pangan lainnya. ANTARA/Basri Marzuki

Korban gempa bumi Donggala dan tsunami Palu mengabil paket bantuan yang baru disalurkan oleh TNI di Palu, Sulawesi Tengah, Ahad, 7 Oktober 2018. Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) tengah menimbang untuk memperpanjang masa tanggap darurat di kawasan terdampak gempa dan tsunami Palu, Sulawesi Tengah. ANTARA/Basri Marzuki

Anggota Marinir menurunkan paket bantuan dari truk untuk diserahkan kepada korban gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Ahad, 7 Oktober 2018. Masa tanggap darurat diberlakukan di kawasan terdampak gempa dan tsunami Palu selama 14 hari, sejak 28 September hingga 11 Oktober 2018. ANTARA/Basri Marzuki

Anggota TNI menertibkan antrean korban gempa dan tsunami untuk mendapatkan bantuan di salah satu Posko di Palu, Sulawesi Tengah, Ahad, 7 Oktober 2018. Pengungsi di tujuh desa yang masih terisolir di Kecamatan Balaesang Tanjung, Kabupaten Donggala mengaku kesulitan untuk mencari bantuan logistik. ANTARA/Basri Marzuki

Korban gempa antre untuk mendapatkan bantuan di salah satu Posko di Palu, Sulawesi Tengah, Ahad, 7 Oktober 2018. Pengungsi di Desa Kamonji, Malei, Ketong, Rano, Manimbaya, Palau dan Pomolulu, di Donggala tidak memiliki bahan bakar mesin untuk mencari bantuan di Kota Palu. ANTARA/Basri Marzuki

Anggota TNI menata paket bantuan untuk diserahkan ke korban gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Ahad, 7 Oktober 2018. ANTARA/Basri Marzuki