Foto udara Masjid Al Amin di antara bangunan yang rusak akibat gempa dan tsunami di Wani, Donggala, Sulawesi Tengah, Ahad, 14 Oktober 2018. Masjid cagar budaya yang didirikan pada tahun 1906 ini masih kokoh berdiri seusai diterjang tsunami dan gempa. ANTARA/Wahyu Putro A

Sapi berada di dekat Masjid Al Amin pascagempa dan tsunami di Wani, Donggala, Sulawesi Tengah, Ahad, 14 Oktober 2018. Masjid ini didirikan di kawasan Kampung Arab yang terdampak tsunami dan gempa 7,4 SR. ANTARA/Wahyu Putro A

Refleksi Masjid Al Amin pascagempa dan tsunami di Wani, Donggala, Sulawesi Tengah, Ahad, 14 Oktober 2018. Bagian dalam masjid ini tidak mengalami kerusakan berarti meski sempat diterjang tsunami. ANTARA/Wahyu Putro A

Warga membersihkan puing di sekitar Masjid Al Amin yang masih kokoh berdiri pascagempa dan tsunami di Wani, Donggala, Sulawesi Tengah, Ahad, 14 Oktober 2018. Masjid berusia 112 tahun ini berada dekat dengan bibir pantai. ANTARA/Wahyu Putro A

Foto udara Masjid Al Amin di antara bangunan yang rusak akibat gempa dan tsunami di Wani, Donggala, Sulawesi Tengah, Ahad, 14 Oktober 2018. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menerima informasi ketinggian tsunami di Donggala ada yang mencapai 7 meter. ANTARA/Wahyu Putro A

Kapal Sabuk Nusantara 39 dan sejumlah kapal lainnya yang terdampar ke daratan akibat dorongan gelombang tsunami di desa Wani, Pantai Barat Donggala, Sulawesi Tengah, Senin, 1 Oktober 2018. Cagar budaya Masjid Al Amin dan sebuah masjid lainnya terlihat masih kokoh berdiri. ANTARA/Muhammad Adimaja