Rabu, 12 Desember 2018

Dua orang tersangka kasus peluru nyasar ditunjukkan kepada wartawan saat keterangan pers pengungkapan kasus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa, 16 Oktober 2018. Polda Metro Jaya mengamankan dua tersangka berinisial IAW dan RM dalam kasus peluru nyasar ke gedung DPR Senayan pada Senin (15/10) kemarin. ANTARA

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Nico Afinta menunjukkan senjata yang digunakan tersangka dalam kasus peluru nyasar ke gedung DPR Senayan, dalam keterangan pers pengungkapan kasus "peluru nyasar" di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa, 16 Oktober 2018. Dua tersangka peluru nyasar itu diketahui merupakan pegawai negeri sipil (PNS) di Kementerian Perhubungan yang tidak tercatat sebagai anggota Persatuan Penembak Indonesia atau Perbakin. ANTARA

Petugas menunjukkan barang bukti senjata yang digunakan tersangka dalam kasus peluru nyasar ke gedung DPR Senayan, dalam keterangan pers pengungkapan kasus "peluru nyasar" di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa, 16 Oktober 2018. Polisi menyita dua pucuk senjata jenis Glock 17 dan AKAI beserta pelurunya. ANTARA

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Nico Afinta (kedua kanan) didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (kedua kiri), Kepala Bidang Balistik Metalurgi Forensik Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri Kombes Pol Ulung Kanjaya (kiri) dan Wadirkrimum Polda Mertro Jaya AKBP Ade Ary (kanan) memberikan keterangan pers pengungkapan kasus peluru nyasar di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa, 16 Oktober 2018. ANTARA