Terpidana kasus suap cek pelawat dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda Swaray Goeltom keluar dari pintu Rumah Tahanan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Rabu (15/5). TEMPO/Dhemas Reviyanto

Terpidana kasus suap cek pelawat dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda Swaray Goeltom dipindahkan dari Rumah Tahanan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, menuju Lembaga Pemasyarakatan Tangerang, Rabu (15/5). TEMPO/Dhemas Reviyanto

Terpidana kasus suap cek pelawat dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda Swaray Goeltom dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Tangerang per Rabu (15/5) sesuai putusan pengadilan. TEMPO/Dhemas Reviyanto

Terpidana kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia 2004-2009 Miranda Swaray Goeltom dikawal petugas KPK meninggalkan rumah tahanan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (15/5). ANTARA/Widodo S. Jusuf

Terpidana kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia 2004-2009 Miranda Swaray Goeltom dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Tangerang, Rabu (15/5) menyusul putusan Mahkamah Agung yang menolak kasasi Miranda. ANTARA/Widodo S. Jusuf