Tim Disaster Victim Identification (DVI) mengambil sample dari korban pesawat Lion Air JT 610 yang baru tiba di Jakarta Internasional Container Terminal (JICT II), Tanjung Priok, Jakarta, Jumat, 2 November 2018. Kantong jenazah tersebut nantinya akan dibawa ke RS Polri Kramat Jati. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Petugas membawa kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 setibanya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat, 2 November 2018. Pada hari kelima evakuasi pesawat Lion Air JT 610 tim SAR gabungan mendapatkan total delapan kantong jenazah. ANTARA/Dhemas Reviyanto

Petugas memeriksa kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 setibanya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat, 2 November 2018. Hingga hari kelima pencarian korban pesawat, Basarnas telah menyerahkan 67 kantong jenazah. ANTARA/Dhemas Reviyanto

Anggota Basarnas mengevakuasi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Pantai Karawang Utara, Jawa Barat, Jumat, 2 November 2018. Korban yang telah dievakuasi akan dibawa ke Jakarta Internasional Container Terminal (JICT II) menggunakan kapal Basudewa milik Basarnas. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Anggota Basarnas mengevakuasi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Pantai Karawang Utara, Jawa Barat, Jumat, 2 November 2018. Rumah Sakit Polri Kramat Jati berhasil mengidentifikasi tiga jenazah korban Lion Air JT-610, dengan nama Monni, Candra Kirana dan Hizkia Jorry Saroinsong. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Anggota Basarnas mengevakuasi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Pantai Karawang Utara, Jawa Barat, Jumat, 2 November 2018. TEMPO/Hilman Fathurrahman W