Rabu, 14 November 2018

Terdakwa Gubernur nonaktif Jambi Zumi Zola Zulkifli, mengikuti sidang pembacaan surat tuntutan, di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis, 8 November 2018. TEMPO/Imam Sukamto

Terdakwa Gubernur nonaktif Jambi Zumi Zola Zulkifli, mengikuti sidang pembacaan surat tuntutan, di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis, 8 November 2018. Jaksa Penuntut Umum KPK menuntut Zumi Zola 8 tahun kurungan penjara dan denda pidana Rp 1 miliar dengan subsider 6 bulan penjara. TEMPO/Imam Sukamto

Terdakwa Gubernur nonaktif Jambi Zumi Zola Zulkifli, sebelum mengikuti sidang pembacaan surat tuntutan, di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis, 8 November 2018. Zumi Zola terbukti menerima gratifikasi dan perkara suap pengesahan APBD-P 2017-2018 di Pemerintah Provinsi Jambi. TEMPO/Imam Sukamto

JPU KPK menyusun berkas surat tuntutan setebal 1.211 halaman terdakwa Gubernur nonaktif Jambi Zumi Zola Zulkifli, sebelum sidang pembacaan surat tuntutan, di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis, 8 November 2018. TEMPO/Imam Sukamto

Terdakwa kasus suap dan gratifikasi terkait proyek-proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi, Zumi Zola menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis 8 November 2018. Gubernur Jambi nonaktif itu dituntut delapan tahun penjara dan denda Rp1 miliar dengan subsider enam bulan penjara. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Terdakwa kasus suap dan gratifikasi terkait proyek-proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi, Zumi Zola, meninggalkan ruangan seusai menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis 8 November 2018. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A