Rabu, 12 Desember 2018

Arkeolog memindahkan penutup sarkopagus yang baru dibuka untuk pertama kalinya di dalam makam TT33 di Luxor, Mesir, 24 November 2018. Peti berisi mumi seorang wanita ini diperkirakan berusia lebih dari 3.000 tahun. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany

Menteri Mesir Khaled El-Enany (dua dari kiri), menghadiri pembukaan sarkopagus berisi mumi di dalam makam TT33 di Luxor, Mesir, Sabtu, 24 November 2018. Ini merupakan salah satu dari dua peti mati kuno yang ditemukan awal bulan ini oleh misi yang dipimpin Prancis di daerah utara El-Asasef. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany

Dari kiri: Menteri Khaled El-Enany, Mostafa Waziri, Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi Purbakala dan Profesor Frederic Colin, kepala misi Perancis, menghadiri pembukaan sebuah sarkofagus berisi mumi wanita utuh dalam makam TT33 di Luxor, Mesir, Sabtu, 24 November 2018. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany

Arkeolog mengamati sebuah sarkofagus di dalam makam di Nekropolis al-Assasif di Luxor, Mesir, Sabtu, 24 November 2018. Sarkofagus yang ditemukan ini bergaya dinasti ke-17 dan 18, satu abad dengan mumi terkenal lainnya seperti Tutankhamen dan Ramses II. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany

Arkeolog berdiri di dekat sarkopagus utuh di dalam makam TT33 di Luxor, Mesir, Sabtu, 24 November 2018. Ini adalah pertama kalinya sebuah sarkofagus dibuka di hadapan media internasional. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany

Penutup peti mati kuno atau sarkopagus yang berisi mumi utuh di dalam makam TT33 di Luxor, Mesir, Sabtu, 24 November 2018. Makam ini yang juga berisi mumi, kerangka dan tengkorak, yang berumur hampir 4.000 tahun lalu. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany